AKADEMI KEBIDANAN
YLPP PURWOKERTO
EKA AGUS MURWANI
Karya Tulis
Ilmiah, Agustus 2011
PERBEDAAN
PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR BALITA USIA 3-5 TAHUN YANG MENGIKUTI PENDIDIKAN DI
PAUD AMANAH PUTRA DAN BALITA USIA 3-5 TAHUN NON-PAUD DI DESA GRENDENG,
KECAMATAN PURWOKERTO UTARA, KABUPATEN BANYUMAS
xviii+
54 halaman+ 6 tabel+ 2 bagan+ 2 diagram+ 12 lampiran
ABSTRAK
Latar Belakang:
Pengembangan Motorik sangat memerlukan bantuan orangtua atau pembimbing untuk
melatih dalam pertumbuhannya, sehingga potensi motorik anak bisa berkembang
secara optimal.
Tujuan Penelitian:
Mengetahui perbedaan perkembangan motorik
kasar balita usia 3-5 tahun yang mengikuti
pendidikan di PAUD dan
non PAUD
Metodologi
Penelitian: Jenis penelitian observasional dengan
pendekatan cross sectional. Sampel 35 balita di PAUD dengan total
sampling
dan 35 balita non-PAUD diambil dengan
cluster
random sampling dan analisis data U Mann Whitney.
Hasil: 30 balita di
PAUD (85,7 %) perkembangan motorik kasarnya normal dan sisanya 5 balita (14,3
%) meragukan. 9 balita non-PAUD (25,7 %) perkembangan motorik kasarnya normal,
lalu 9 balita lainnya (25,7 %) meragukan dan sisanya 17 balita (48,6 %)
abnormal. Nilai p value 0,000 (<
0,05), ini berarti ada perbedaan perkembangan motorik kasar balita usia 3-5
tahun yang mengikuti PAUD dan non-PAUD di Desa Grendeng.
Simpulan: Sebagian besar
balita di PAUD memiliki perkembangan motorik kasar yang normal dan hampir 50 %
balita non-PAUD memiliki perkembangan motorik kasar abnormal. Ada perbedaan
perkembangan motorik kasar balita usia 3-5 tahun yang mengikuti pendidikan di
PAUD Amanah Putra dan balita usia 3-5 tahun non-PAUD di Desa Grendeng
Saran: orang tua agar memberikan stimulasi atau rangsangan
perkembangan sejak dini, salah satunya melalui Pendidikan Anak Usia Dini.
Kata
kunci:
Perkembangan motorik kasar balita usia 3-5 tahun, Pendidikan Anak Usia Dini
Pustaka: 18
Sumber (2000-2010)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar